Sobatpora, Pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna) Nusa Tenggara Timur bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT melakukan audiensi dengan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, untuk melaporkan perkembangan persiapan pelaksanaan Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Pertemuan diawali dengan pemaparan laporan oleh Wakil Ketua SOIna Pusat sekaligus Ketua Harian SOIna NTT, Hamdan Saleh Batjo, S.P., M.H., M.Si., C.H., C.Ht., CFIA, yang menjelaskan progres berbagai program kerja dalam rangka persiapan Pesonas II 2026. Dalam laporannya, Hamdan menyampaikan sejumlah hal penting, mulai dari timeline kegiatan, proses pengecekan venue pertandingan, hingga cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
Ia menjelaskan bahwa dalam Pesonas II 2026 terdapat 18 cabang olahraga yang menjadi bagian dari program SOIna, dan Indonesia mendapat 7 cabang olahraga akan dipertandingkan secara kompetitif pada ajang tersebut. Dalam waktu dekat, panitia juga akan mulai menyusun agenda technical meeting sebagai bagian dari tahapan teknis penyelenggaraan pertandingan.
Selain itu, Hamdan juga melaporkan progres sayembara desain maskot Pesonas II 2026. Pada malam tanggal 13 Maret 2026, panitia telah melaksanakan proses penilaian terhadap desain maskot yang masuk. Tercatat sebanyak 19 desain maskot diterima oleh panitia dan telah melalui proses penjurian berdasarkan kriteria serta bobot penilaian yang telah ditetapkan sebelumnya sesuai JUKNIS.
Dari sisi partisipasi, diperkirakan jumlah peserta yang akan hadir dalam Pesonas II 2026 mencapai sekitar 1.200 atlet dari berbagai daerah di Indonesia. Jika ditambah dengan pendamping atlet yang rata-rata berjumlah dua orang per atlet, maka total peserta dan official diperkirakan mencapai sekitar 2.400 orang, belum termasuk pejabat daerah dari masing-masing pemerintah daerah yang turut hadir.
Untuk mendukung kesuksesan kegiatan, panitia juga berencana memulai sosialisasi dan promosi Pesonas II 2026 sejak dini guna memperkuat branding kegiatan ini sebagai ajang olahraga disabilitas tingkat nasional yang akan digelar di NTT. Rencananya, opening ceremony Pesonas II 2026 akan dilaksanakan di ruang terbuka dengan lokasi yang direncanakan di Stadion Oepoi Kupang. Panitia menargetkan pelaksanaan kegiatan ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Pesonas II 2026 diharapkan dapat menghadirkan empat keberhasilan sekaligus, yakni sukses penyelenggaraan, sukses pemberdayaan UMKM, sukses prestasi olahraga, serta sukses pariwisata bagi Nusa Tenggara Timur,” ungkap Hamdan.
Ia juga menjelaskan bahwa Indonesia termasuk dalam sembilan negara yang dipercaya menyelenggarakan PORNAS (Pekan Olahraga Nasional Special Olympics). Meski kegiatan tersebut telah dilaksanakan sebanyak sepuluh kali sebelumnya, namun dengan perubahan nama menjadi Pesonas, penyelenggaraan di NTT nanti merupakan pelaksanaan yang kedua.
Selain itu, pada awal April 2026 juga akan dilaksanakan kegiatan penyegaran dan pelatihan wasit nasional, sebagai bagian dari persiapan teknis menuju pelaksanaan Pesonas II 2026 di Nusa Tenggara Timur.
Selanjutnya, laporan disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si., yang memaparkan perkembangan proses sayembara maskot Pesonas II 2026. Ia menyampaikan bahwa dari proses penilaian yang dilakukan, panitia telah menetapkan tiga desain terbaik yang akan diajukan kepada Gubernur untuk dipilih sebagai maskot resmi.
Menurut Karel, maskot tersebut nantinya akan menjadi salah satu bagian penting dalam branding Pesonas II 2026, sekaligus mendukung promosi kegiatan menuju pelaksanaan PON XXII Tahun 2028 yang juga akan diselenggarakan di NTT. Pemerintah Provinsi NTT juga diharapkan dapat mendukung proses launching maskot dan branding Pesonas II 2026, sehingga setelah pengumuman pemenang sayembara dilakukan, maskot dapat segera diaplikasikan dalam berbagai bentuk merchandise. Hal ini diharapkan dapat membantu promosi kegiatan sekaligus menambah sumber dukungan anggaran bagi penyelenggaraan Pesonas.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesonas II 2026 turut melaporkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp2 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen dialokasikan untuk persiapan atlet, sementara sisanya digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan persiapan dan penyelenggaraan kegiatan. Panitia juga berencana memanfaatkan penginapan milik pemerintah daerah sebagai tempat akomodasi peserta. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD) NTT, sekaligus mendorong perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung. Pesonas II 2026 sendiri direncanakan akan dilaksanakan pada 13–17 Oktober 2026 di Kota Kupang.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan bahwa pada bulan April 2026, pengurus SOIna Pusat dijadwalkan akan berkunjung ke NTT untuk melihat secara langsung progres persiapan Pesonas. Oleh karena itu, panitia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi NTT agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta instansi terkait lainnya.
Menanggapi berbagai laporan yang disampaikan, Gubernur NTT Melki Laka Lena memberikan apresiasi atas kerja keras panitia dan menyambut baik berbagai langkah persiapan yang telah dilakukan. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga meninjau secara langsung tiga desain maskot terbaik hasil sayembara. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, Gubernur telah menetapkan juara 1, juara 2 dan juara 3 dari tiga nominasi maskot pilihan. Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan pada pertimbangan kriteria sesuai JUKNIs, kesederhanaan desain serta kenyamanan visual, mengingat Pesonas merupakan ajang olahraga bagi atlet disabilitas yang memerlukan tampilan maskot yang mudah dikenali dan tidak terlalu kompleks.
Gubernur NTT menyatakan terkait launching maskot Pesonas II 2026 akan dilaksanakan sekaligus pengumuman resmi pemenang sayembara pada April 2026, kemungkinan setelah perayaan Paskah kedua.(Oks)
#pesonas2026 #olahragajaya #ayobangunntt