Dispora NTT Gelar Seleksi Pelatih PPLD dan PPLMD, Perkuat Persiapan Menuju PON 2028
Sobatpora, Melalui Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berkomitmen untuk menyiapkan atlet berdaya saing menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 Nusa Tenggara. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui seleksi calon pelatih PPLD dan PPLMD yang digelar pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di ruang rapat Kantor Dispora NTT. Seleksi ini diperuntukkan bagi calon pelatih Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Daerah (PPLD) cabang olahraga Karate dan Tarung Derajat, serta Pusat Pembinaan dan Latihan Olahraga Mahasiswa Daerah (PPLMD) cabang olahraga Taekwondo. Sebanyak delapan orang calon pelatih mengikuti proses seleksi secara menyeluruh dan kompetitif. Kegiatan ini menjadi bagian dari roadmap pembinaan prestasi jangka menengah Dispora NTT dalam menyongsong PON XXII tahun 2028 yang akan digelar di Provinsi NTB dan NTT sebagai tuan rumah bersama. Dengan posisi strategis sebagai tuan rumah, NTT dituntut tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga dalam pencapaian prestasi. Roadmao ini sebagai bagian dari menyukseskan prestasi Provinsi NTT masuk 10 besar klasemen akhir pada gelaran PON nantinya. Proses seleksi berlangsung ketat dengan menghadirkan tim penilai yang memiliki kompetensi di bidang kepelatihan dan manajemen olahraga. Bertindak sebagai tim penilai sekaligus konsultan olahraga Dispora NTT adalah Dr. Andreas J. F. Lumba, S.Pd., M.Pd., sementara dewan pertimbangan teknis diwakili oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora NTT, Dr. Fransiskus Sales, S.Pd., MM. Materi seleksi tidak semata berfokus pada pengalaman kepelatihan, tetapi juga pada kualitas perencanaan dan tata kelola program. Setiap calon pelatih diwajibkan memaparkan program latihan jangka pendek dan jangka panjang, rencana pembinaan atlet berbasis periodisasi, sistem monitoring dan evaluasi performa, manajemen tim, serta legalitas dan sertifikasi kepelatihan yang dimiliki. Pendekatan ini menegaskan bahwa Dispora NTT tidak hanya mencari figur pelatih, tetapi arsitek pembinaan yang mampu membangun sistem. Dari delapan peserta yang mengikuti seleksi, nantinya akan ditetapkan masing-masing satu pelatih untuk setiap cabang olahraga yang diseleksi. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga dalam arahannya menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan atlet sangat ditentukan oleh kualitas pelatih. Oleh karena itu, proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis kompetensi. “Target kita jelas, mempersiapkan atlet dengan sistem pembinaan yang terukur dan berkelanjutan. Pelatih yang terpilih nantinya diharapkan mampu menghadirkan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi tetapi diharapkan bisa mencapai top perform saat gelaean PON 2028 nanti,” ujarnya. Melalui seleksi ini, Dispora NTT mempertegas komitmennya dalam membangun fondasi prestasi olahraga daerah. Harapannya, pelatih terpilih mampu menjadi motor penggerak pembinaan yang progresif, adaptif terhadap perkembangan sport science, serta konsisten dalam membentuk atlet yang tangguh, disiplin, dan bermental juara. Dengan persiapan yang matang sejak dini, NTT optimistis dapat tampil kompetitif dan membanggakan di panggung PON XXII tahun 2028 mendatang. (Bidangppo/BL) #NTTSiapTuanRumahPON #PON2028 #ayobangunntt #PPLD #PPLMD