Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Dari Tangan Pemuda Manggarai Raya: Pelatihan Handycraft & Fashion Bangkitkan Ekonomi Kreatif Lokal

Octaviani Kristin Santoso
30/04/2026
Slide 1

Sobatpora, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT terus mendorong peningkatan kapasitas generasi muda melalui kegiatan Pelatihan Kreativitas Pemuda Bidang Handycraft dan Desain Fashion yang digelar di Ruteng, Kabupaten Manggarai.

 

Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan Tahun 2026 ini berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 April 2026, bertempat di Hotel Dahlia Ruteng. Pelatihan ini diikuti oleh 40 pemuda yang berasal dari wilayah Manggarai Raya, yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, dan Manggarai Timur.

 

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai, Wensislaus Sedan, S.Pd., M.Si, yang dalam kesempatan tersebut membacakan sambutan Gubernur NTT. Dalam sambutannya, Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena berharap pelatihan ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan usaha ekonomi kreatif mandiri di kalangan pemuda.

 

“Melalui pelatihan ini, para pemuda diharapkan semakin produktif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor UMKM. Dimulai dari kemampuan mengolah, mengemas hingga memasarkan produk jadi yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi dibandingkan bahan mentah,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

 

Lebih lanjut, kegiatan ini juga dinilai sejalan dengan Program OVOP (One Village One Product) serta Gerakan Beli NTT yang terus didorong Pemerintah Provinsi sebagai upaya memperkuat produk lokal dan meningkatkan daya saing daerah.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora NTT, Dra. Veneranda Moi, M.Si, yang hadir mewakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis Gubernur NTT dalam mendukung Dasa Cita ke-2, yakni “Perempuan dan Milenial sebagai Motor Penggerak Kreativitas Lokal.”

 

Ia menjelaskan bahwa para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga akan mengikuti praktik langsung pembuatan berbagai produk handycraft serta desain fashion, seperti aksesoris dan pakaian, yang berorientasi pada nilai tambah ekonomi.

 

“Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan pemuda-pemuda kreatif yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha mandiri yang berkelanjutan,” ujarnya.

 

Dengan pelatihan ini, Dispora NTT optimistis akan lahir lebih banyak pelaku ekonomi kreatif muda dari Manggarai Raya yang mampu mengembangkan potensi lokal menjadi produk unggulan bernilai tinggi, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah.