Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Tinju NTT Menggelora: Bupati Cup dan Open Tournament Tinju Piala Gubernur NTT II 2026 Digelar di Sabu Raijua

Octaviani Kristin Santoso
30/04/2026
Slide 1

     Sobatpora, Upaya mendorong geliat olahraga tinju di Nusa Tenggara Timur terus diperkuat melalui sinergi lintas daerah. Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si bersama Ketua Umum KONI Kabupaten Sabu Raijua, Drs. Nikodemus Rihi Heke, M.Si. melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur NTT guna membahas rencana pelaksanaan Turnamen Tinju Piala Bupati Sabu Raijua dan Open Tournament Tinju Piala Gubernur ke-2 di Kabupaten Sabu Raijua.

      Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum KONI Sabu Raijua menyampaikan maksud audiensinya yaitu pelaksanaan Turnamen Tinju Piala Bupati Sabu Raijua yang akan dilaksanakan tahun ini dan meminta petunjuk terkait pelaksanaan Open Tournament Tinju Piala Gubernur kedua yang juga akan dilaksanakan di Sabu Raijua agar tidak terjadi tabrakan waktu pelaksanaan. Beliau membahas kesiapan Sabu Raijua serta konsep pelaksanaan turnamen Tinju Piala Bupati yang diharapkan mampu menjadi ajang pembinaan atlet sekaligus hiburan olahraga bagi masyarakat. Turnamen ini juga diproyeksikan sebagai bagian dari strategi peningkatan prestasi atlet tinju di Sabu Raijua menuju berbagai event nasional, termasuk persiapan jangka panjang menuju PON 2028.

      Sekretaris Dispora NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bagus dan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial dari daerah Sabu Raijua. Selain itu, turnamen ini diharapkan dapat menggerakkan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan dan aktivitas masyarakat selama pelaksanaan event Tinju Piala Bupati.

      Sementara itu, terkait Open Tournament Tinju Piala Gubernur kedua tahun 2026, Ketua Umum KONI Sabu Raijua, Drs. Nikodemus Rihi Heke, M.Si.  menegaskan komitmen daerahnya dalam menyukseskan event tersebut. Ia menyampaikan bahwa Sabu Raijua siap menjadi tuan rumah dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi dan masyarakat setempat.

      Dalam audiensi tersebut juga dibahas estimasi pelaksanaan Open Tournament Tinju Piala Gubernur II, yang direncanakan berlangsung pada awal September 2026 di Kabupaten Sabu Raijua. Turnamen ini diharapkan akan menghadirkan partisipasi atlet dari berbagai kabupaten/kota di NTT dan di seluruh Indonesia, karena membuka peluang keikutsertaan dari luar daerah.

      Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol. (Purn) Dr. Drs. Johanis Asadoma, M.Hum., menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen. Ia menekankan pentingnya kesiapan teknis yang matang, koordinasi lintas sektor, serta jaminan keamanan dan kenyamanan bagi atlet maupun penonton.

      Selain itu, Wakil Gubernur juga mengapresiasi inisiatif KONI Kabupaten Sabu Raijua yang akan menggelar Turnamen Tinju Bupati Cup pada Juni 2026, yang kemudian akan dilanjutkan dengan Turnamen Tinju Piala Gubernur pada September 2026 di daerah yang sama. Menurutnya, rangkaian kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat pembinaan atlet tinju sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.

      Ia juga menekankan agar pelaksanaan Turnamen Tinju Piala Gubernur dapat dikemas lebih meriah dengan melibatkan berbagai elemen, termasuk koordinasi dengan sekolah-sekolah untuk menampilkan atraksi atau pertunjukan saat event berlangsung. “Nanti adakan juga lomba-lomba tarian tradisional untuk memeriahkan, ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat juga,” ungkapnya.

      Lebih lanjut, Wakil Gubernur mengingatkan Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua untuk mempersiapkan aspek transportasi dan akomodasi secara optimal guna mendukung kelancaran kegiatan, terutama bagi atlet dan ofisial dari luar daerah. Untuk hal-hal teknis pelaksanaan, ia juga mendorong agar Pemerintah Kabupaten dan KONI Sabu Raijua terus berkoordinasi dengan Dispora Provinsi NTT sehingga penyelenggaraan turnamen dapat berjalan dengan baik, profesional, dan sukses.

      Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap olahraga tinju semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, event ini juga diharapkan menjadi salah satu ikon sport tourism baru di wilayah kepulauan Nusa Tenggara Timur.