Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

POPDA VIII NTT 2026, Panggung Pembinaan Atlet Pelajar Menuju PON 2028

Octaviani Kristin Santoso
22/10/2026
Slide 1

Sobatpora, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 resmi dibuka di Kota Kupang, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet pelajar sekaligus menyiapkan regenerasi atlet berprestasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

 

Pembukaan POPDA VIII NTT dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Drs. Fransiskus Sales Sodo yang mewakili Pemerintah Provinsi NTT, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., selaku Ketua BAPOPSI NTT, serta unsur pemerintah daerah, insan olahraga, pelatih, ofisial, dan para atlet dari kabupaten/kota se-NTT.

 

Dalam laporan panitia penyelenggara, Karel Muskanan S.Sos., M.Si., POPDA VIII NTT Tahun 2026 melibatkan kontingen dari 21 kabupaten dan satu kota di Provinsi NTT. Berdasarkan rekapitulasi peserta, tercatat 1.129 atlet yang terdiri atas 625 atlet putra dan 504 atlet putri, didukung 226 pelatih dan 120 ofisial. Dengan demikian, total peserta yang tercatat dalam rekap mencapai 1.475 orang.

 

Kompetisi ini mempertandingkan delapan cabang olahraga, yakni atletik, tinju, pencak silat, taekwondo, wushu, karate, kempo, dan cricket. Keikutsertaan kontingen dari berbagai daerah menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan ruang kompetisi bagi atlet pelajar sekaligus memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.

 

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Provinsi NTT menyampaikan pesan pemerintah daerah mengenai pentingnya olahraga sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda, pengembangan potensi atlet, serta peningkatan prestasi daerah. POPDA diharapkan tidak hanya menjadi ajang persaingan untuk meraih medali, tetapi juga membangun disiplin, sportivitas, kerja keras, dan semangat persatuan di antara para atlet pelajar.

Pemerintah Provinsi NTT juga menempatkan pembinaan olahraga sebagai bagian penting dari persiapan daerah menyambut PON XXII Tahun 2028, ketika NTT bersama Nusa Tenggara Barat menjadi tuan rumah. Karena itu, kompetisi olahraga pelajar seperti POPDA memiliki peran strategis dalam memperkuat fondasi pembinaan dan mempersiapkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Dispora NTT Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., selaku Ketua BAPOPSI NTT, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BAPOPSI, sekolah, pelatih, dan organisasi cabang olahraga dalam membangun pembinaan atlet secara berjenjang. Melalui POPDA, potensi atlet pelajar dapat diamati dan dievaluasi sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk pembinaan lanjutan.

Penyelenggaraan POPDA VIII juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan ekosistem olahraga pelajar yang berkelanjutan. Prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet saat bertanding, tetapi juga oleh proses latihan, pendampingan pelatih, dukungan lingkungan, serta kesempatan mengikuti kompetisi secara rutin.

 

Melalui penyelenggaraan POPDA VIII NTT Tahun 2026, Dispora NTT bersama BAPOPSI berharap para atlet dapat memanfaatkan ajang ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, dan memperoleh pengalaman bertanding yang berharga. Hasil kompetisi diharapkan menjadi salah satu bahan evaluasi bagi pengembangan pembinaan olahraga pelajar di NTT.

 

POPDA VIII NTT 2026 bukan sekadar perhelatan olahraga antardaerah, melainkan bagian dari langkah jangka panjang untuk membangun generasi atlet yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing. Dari kompetisi pelajar inilah, potensi atlet masa depan NTT diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari persiapan menuju prestasi yang lebih tinggi pada PON 2028.