Sobatpora, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Basket Piala Gubernur I Tahun 2026 resmi berakhir pada Selasa, 22 September 2026. Gubernur Nusa Tenggara Timur diwakili oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., untuk menutup kejuaraan tersebut.
Penutupan turut dihadiri Ketua Umum Pengprov PERBASI NTT sekaligus Ketua DPRD Provinsi NTT, Ir. Emelia Julia Nomleni, jajaran pengurus PERBASI, serta pihak terkait lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan terhadap pembinaan bola basket dan pengembangan prestasi atlet di NTT.
Kejurda Piala Gubernur I memberi ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan yang telah dibangun melalui latihan. Melalui pertandingan, atlet memperoleh pengalaman menghadapi lawan, bekerja sama sebagai tim, dan menerapkan strategi dalam situasi kompetisi. Bagi pelatih dan pengurus, kejuaraan ini juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan atlet serta mengenali aspek yang masih perlu diperkuat.
Pembinaan tersebut menjadi semakin penting menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII yang akan diselenggarakan di NTT dan NTB pada 2028. Waktu menuju PON perlu dimanfaatkan untuk menyiapkan atlet secara bertahap, termasuk melalui kompetisi daerah yang memberi gambaran tentang kemampuan mereka saat ini.
Dalam sambutannya, Alfonsus menegaskan bahwa persiapan atlet tidak dapat dimulai ketika PON sudah dekat. Menurutnya, Kejurda merupakan bagian dari proses untuk membina, memetakan potensi, dan mengukur kemampuan atlet sebelum mereka menghadapi persaingan di tingkat yang lebih tinggi.
“Kita tidak menunggu PON 2028 untuk mempersiapkan atlet. Kompetisi seperti Kejurda ini adalah bagian dari proses pembinaan, pemetaan, dan pengukuran kemampuan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi,” tegasnya.
Alfonsus juga mengapresiasi para atlet, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, panitia penyelenggara, dan Pengprov PERBASI NTT yang telah berkontribusi selama kejuaraan berlangsung. Ia berharap pengalaman bertanding yang diperoleh para atlet dapat menjadi bekal untuk terus meningkatkan kemampuan.
Berakhirnya Kejurda Piala Gubernur I sekaligus menjadi awal dari pekerjaan berikutnya: menjaga kesinambungan pembinaan dan memberi atlet kesempatan bertanding secara teratur. Dengan proses tersebut, atlet-atlet potensial NTT diharapkan semakin siap untuk bersaing dan memperkuat kontingen daerah pada PON XXII Tahun 2028.