Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Atlet Special Olympics Tunjukkan Kemampuan Terbaik pada PESODA II NTT Tahun 2026

Octaviani Kristin Santoso
31/07/2026
Slide 1 Slide 1

Sobatpora, Setelah resmi dibuka pada Rabu malam, 30 Juli 2026, Pekan Special Olympics Daerah (PESODA) II Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 langsung memasuki hari pertandingan pada Kamis, 31 Juli 2026. Rangkaian pembukaan yang berlangsung meriah menjadi awal semangat bagi seluruh atlet intelektual dari berbagai kabupaten/kota untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di arena kompetisi.


Acara pembukaan diawali dengan pengantar, perkenalan kontingen, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars SOIna, dilanjutkan laporan panitia pelaksana, sambutan Ketua SOIna NTT, Ir. Petrus Christian Mboeik, M.Si, penampilan hiburan, sambutan Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., serta sambutan dari Gatot Hendrarto, Asisten Deputi Pemberdayaan Pemuda dan Peningkatan Prestasi Bangsa, Kemenko PMK, penyerahan cinderamata, pembukaan resmi PESODA II NTT 2026, pembacaan janji atlet dan wasit, penampilan seni, pemutaran video menuju PeSONas II Tahun 2026, sesi foto bersama, hingga penutupan.


Acara pembukaan ini dihadiri juga oleh Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) - Prof. Warsito, S.Si., DEA., Suwito, Analis Kebijakan Ahli Madya, Kemenko PMK, Amran Siregar dari Special Olympics Indonesia, Hanu resinurjati/ Koordinator TD Pesonas II, Ketua NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Victor Haning  dan Sekretaris NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Albert Vinsen Rehi, Pengurus NPCI NTT, Budi Suwarto, S.Pd, Koordinator Keabsahan PESODA II, Edi Wahon, Wifridus F.P. Wene, S.Kom dan Pimpinan OPD Provinsi NTT.


Memasuki hari pertandingan, para atlet bertanding di sejumlah cabang olahraga, yakni Atletik, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Bocce, Senam Ritmik, Renang, dan Sepak Bola 5-an.
Berdasarkan hasil pertandingan sementara, Kota Kupang berhasil memimpin klasemen perolehan medali dengan raihan:
•    11 Medali Emas
•    5 Medali Perak
•    3 Medali Perunggu
Posisi kedua ditempati Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dengan 7 emas, 5 perak, dan tanpa perunggu, disusul Kabupaten Belu dengan 3 emas, 5 perak, dan 1 perunggu. Sementara itu, Kabupaten Kupang mengoleksi 1 medali perunggu.


Pada cabang Atletik, medali emas tersebar pada berbagai nomor pertandingan. Kota Kupang mendominasi nomor 50 meter putri, 80 meter putri, 100 meter putra dan putri, lompat jauh putra dan putri, lempar rocket putri, serta beberapa nomor lainnya. Kabupaten Belu tampil kuat pada nomor 50 meter putra dan lompat jauh tanpa awalan, sedangkan Kabupaten TTS meraih emas pada nomor 80 meter putra dan lempar rocket putra.


Di cabang Bulu Tangkis, Kabupaten TTS berhasil menyapu dua medali emas melalui nomor tunggal putra dan tunggal putri. Pada Tenis Meja, TTS kembali menambah emas melalui nomor tunggal putra.


Dominasi Kota Kupang kembali terlihat pada cabang Bocce dengan kemenangan di nomor putra dan putri, sementara Senam Ritmik Putri juga berhasil dimenangkan oleh atlet Kota Kupang.
Pada cabang Renang, Kabupaten TTS menjadi yang terbaik di nomor gaya bebas 25 meter putra maupun putri. Sementara itu, pada cabang Sepak Bola 5-an Putra, tim Kota Kupang B berhasil meraih medali emas setelah mengungguli Kota Kupang A yang memperoleh medali perak.
PESODA II NTT 2026 menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) NTT menuju Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) II Tahun 2026. Melalui kompetisi ini diharapkan para atlet dapat terus mengembangkan kemampuan, membangun rasa percaya diri, serta menunjukkan bahwa semangat sportivitas dan inklusivitas mampu menghadirkan prestasi yang membanggakan bagi Nusa Tenggara Timur.