Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Dispora & KONI NTT Perkuat Persiapan PON XXII 2028 melalui Pameran Pembangunan, Visitasi Venue oleh Kemenpora, dan Koordinasi Visitasi Technical Delegate

Octaviani Kristin Santoso
14/08/2026
Slide 1 Slide 1

Sobatpora, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar rapat koordinasi yang membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persiapan Pameran KONI, tindak lanjut hasil visitasi venue oleh Asisten Deputi Sarana dan Prasarana (Jaspro) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), hingga pematangan rundown kunjungan KONI Pusat dan Technical Delegate (TD) dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

 


Dalam agenda persiapan Pameran KONI, disepakati bahwa Humas KONI menjadi penanggung jawab pelaksanaan pameran dengan menempati Stand B106 yang berada berdampingan dengan stand Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT. Stand tersebut akan mengusung tema “Road to PON” dan menjadi ruang kolaborasi antara KONI dan Dispora dalam menyampaikan informasi serta perkembangan persiapan menuju PON XXII 2028.

 


Humas KONI akan menyiapkan berbagai materi dan rangkaian kegiatan yang ditampilkan selama pameran, termasuk fotobooth serta talk show yang menghadirkan atlet maupun mantan atlet berprestasi asal NTT. Pelaksanaan kegiatan juga akan dikoordinasikan dengan seksi acara Dinas Komunikasi dan Informatika untuk menyesuaikan pembagian waktu selama pameran.
Seluruh materi pameran ditargetkan telah rampung dan diserahkan paling lambat Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA. Sementara itu, pengoperasian materi selama pameran akan ditangani oleh Pak Ifan.

 


Rapat juga membahas hasil visitasi Asdep Jaspro Kemenpora terhadap sejumlah venue yang dipersiapkan untuk PON XXII 2028. Dari hasil visitasi, venue yang berada di Kota Kupang secara umum dinilai tidak memiliki kendala berarti dan telah memenuhi kriteria yang dibutuhkan. Venue olahraga beladiri juga dinilai sudah mumpuni untuk digunakan dalam pelaksanaan pertandingan.
Beberapa venue yang telah dikunjungi antara lain venue di Universitas Nusa Cendana (Undana) yang dinilai telah memenuhi kriteria, Universitas Muhammadiyah yang dinilai sesuai untuk cabang olahraga beladiri maupun olahraga otak, serta Politeknik Negeri Kupang yang direkomendasikan untuk cabang olahraga beladiri. Stadion Oepoi masih berada dalam kategori zona kuning dan membutuhkan perhatian lebih lanjut.

 


Sementara itu, sejumlah venue di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) masih berada dalam kategori zona merah atau membutuhkan rehabilitasi berat. Venue Unwira juga masuk dalam kategori tersebut sehingga salah satu alternatif yang dipertimbangkan adalah penggunaan tribun portabel. Puspenmas TTS dinilai sesuai untuk digunakan sebagai lokasi latihan, sedangkan KOBELETTE TTS masih memerlukan penanganan lebih lanjut.

 


GMIT Center dan Poltekkes masing-masing mendapatkan rekomendasi untuk digunakan bagi dua cabang olahraga. Secara umum, hasil visitasi menunjukkan venue di Kota Kupang berada dalam kondisi yang relatif siap, sementara venue di TTS serta Stadion Oepoi memerlukan tindak lanjut dan renovasi untuk memenuhi standar pelaksanaan PON.

 


Dalam pembahasan selanjutnya, rapat mematangkan rundown visitasi KONI Pusat bersama Technical Delegate. Rombongan yang dijadwalkan datang pada 20 Agustus 2026 berjumlah 47 orang, terdiri dari 14 orang dari KONI Pusat dan 33 orang Technical Delegate. Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan venue sekaligus melakukan finalisasi cabang olahraga dan lokasi pertandingan PON XXII 2028.

 


KONI Provinsi NTT akan berkoordinasi dengan KONI kabupaten/kota terkait kebutuhan transportasi dan akomodasi tim selama berada di daerah. KONI Provinsi juga akan menyiapkan tiket penerbangan dari Kupang menuju kabupaten/kota tujuan serta bersurat kepada KONI kabupaten/kota untuk memastikan seluruh kebutuhan tim selama kunjungan dapat dipersiapkan.
Selain itu, dibahas pula pembentukan tim dan finalisasi pendampingan Technical Delegate selama pelaksanaan visitasi. Pada hari pertama, rombongan dijadwalkan tiba dan melakukan penjemputan sejak pukul 06.00 WITA, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke seluruh venue yang berada di Kota Kupang.

 


Lima cabang olahraga yang hingga saat ini belum memiliki Technical Delegate juga menjadi perhatian dalam persiapan tersebut. Seluruh Technical Delegate akan diarahkan terlebih dahulu menuju Kupang sebelum melanjutkan perjalanan ke venue yang berada di kabupaten/kota. Untuk mendukung kelancaran mobilitas selama kegiatan, KONI Provinsi NTT juga akan mengajukan surat kepada Biro Umum terkait peminjaman kendaraan.

 


Melalui rapat koordinasi ini, KONI Provinsi NTT terus memperkuat sinergi bersama Dispora NTT, Kemenpora, KONI kabupaten/kota dan berbagai pihak terkait untuk memastikan kesiapan venue, teknis penyelenggaraan, serta rangkaian kunjungan Technical Delegate menuju pelaksanaan PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur.