Sobatpora, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur (Dispora NTT) menggelar rapat koordinasi terkait rencana kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia ke Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka Visitasi Kesiapan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 dan Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Dispora Provinsi NTT pada pukul 10.00 WITA ini dihadiri oleh perwakilan Pengurus Provinsi Special Olympics Indonesia (SOIna) NTT, pimpinan perguruan tinggi diantaranya dari UNWIRA, UNKRIS, Universitas Muhammadiyah Kupang, Poli Teknik Kupang, Poltekkes Kemenkes, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT, khususnya bidang yang membidangi penyelenggaraan haji dan perwakilan GMIT. Kehadiran para peserta rapat merupakan bagian dari koordinasi dengan lembaga-lembaga yang diproyeksikan menjadi calon venue penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Rapat koordinasi dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyambut agenda strategis nasional, sekaligus memastikan kesiapan daerah dalam mendukung penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 dan PESONAS II Tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai aspek persiapan, mulai dari kesiapan venue, dukungan kelembagaan, koordinasi antarinstansi, hingga hal-hal teknis yang akan menjadi perhatian dalam pelaksanaan visitasi oleh Menko PMK RI.
Kunjungan kerja Menko PMK RI beserta rombongan untuk kegiatan Visitasi Kesiapan Penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 dan PESONAS II Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28–31 Juli 2026. Melalui visitasi ini diharapkan kesiapan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai salah satu tuan rumah PON XXII Tahun 2028 dapat terpetakan secara komprehensif, sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Dispora Provinsi NTT berkomitmen untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan setiap tahapan persiapan berjalan optimal, sehingga pelaksanaan agenda olahraga nasional di Nusa Tenggara Timur dapat berlangsung dengan sukses, baik dari sisi penyelenggaraan maupun pelayanan kepada seluruh peserta.