Sobatpora, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Persiapan Visitasi Rombongan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Technical Delegate (TD) cabang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 NTT–NTB, Selasa (4/8/2026), di Ruang Rapat Dispora Provinsi NTT. Rapat ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi NTT dalam menyatukan kesiapan seluruh pemangku kepentingan menjelang visitasi KONI Pusat dan Technical Delegate yang akan melakukan verifikasi terhadap venue-venue calon lokasi pertandingan PON XXII Tahun 2028.
Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., didampingi Sekretaris Dinas sekaligus Plt. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si. Turut hadir unsur KONI Provinsi NTT, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, serta perwakilan 22 Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga dari 24 Pengurus Provinsi (Pengprov) cabang olahraga yang diundang dan yang akan dipertandingkan di wilayah NTT pada PON XXII Tahun 2028. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara sektor olahraga dan infrastruktur guna memastikan kesiapan venue sesuai standar nasional.
Dalam arahannya, Kadispora NTT yang juga selaku Sekretaris Umum KONI Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Rapat Kerja Daerah KONI, sebanyak 22 cabang olahraga direncanakan akan dipertandingkan di wilayah NTT. Untuk itu, seluruh Pengprov cabang olahraga diminta memastikan kesiapan venue, memperkuat koordinasi dengan Pengurus Besar cabang olahraga dan Technical Delegate, serta mempertahankan lokasi venue yang telah disepakati agar proses penyesuaian standar pertandingan dapat dilakukan secara optimal.
Ia menegaskan bahwa hasil visitasi KONI Pusat dan Technical Delegate akan menjadi dasar dalam menetapkan venue resmi pertandingan sekaligus penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan pelaksanaan rehabilitasi maupun peningkatan fasilitas olahraga. Karena itu, sinergi antara Dispora, KONI, Dinas PUPR, dan seluruh Pengprov cabang olahraga menjadi faktor penting agar setiap venue memenuhi standar teknis yang dipersyaratkan.
Selama rapat berlangsung, masing-masing Pengprov cabang olahraga menyampaikan berbagai masukan terkait kesiapan venue, kebutuhan rehabilitasi fasilitas, standar teknis pertandingan, aksesibilitas menuju lokasi pertandingan, hingga penyesuaian jadwal kunjungan Technical Delegate. Sementara itu, perwakilan Dinas PUPR Provinsi NTT turut mengoordinasikan aspek teknis infrastruktur yang diperlukan sebagai dasar penyusunan DED dan rencana peningkatan fasilitas olahraga. Seluruh masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama guna memastikan setiap venue memenuhi standar nasional yang ditetapkan penyelenggara PON.
Rapat ini juga membahas mekanisme pelaksanaan visitasi, pembagian tugas dan tanggung jawab antar pemangku kepentingan, serta langkah-langkah koordinasi yang diperlukan agar proses kunjungan berlangsung efektif dan terintegrasi. Dispora NTT bersama KONI Provinsi NTT dan seluruh Pengprov cabang olahraga berkomitmen membangun sinergi sehingga kunjungan Technical Delegate dapat berlangsung efektif dan diupayakan cukup dilaksanakan satu kali. Seluruh pengurus cabang olahraga juga diminta hadir langsung di lokasi venue saat visitasi untuk memberikan penjelasan teknis sekaligus memastikan seluruh kebutuhan telah dipersiapkan dengan baik.
Persiapan menuju PON XXII Tahun 2028 tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan ajang olahraga nasional, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Peningkatan kualitas venue olahraga akan menjadi aset daerah untuk pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan, hingga pengembangan olahraga masyarakat.
Di sisi lain, pelaksanaan PON diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui meningkatnya kunjungan atlet, ofisial, media, dan wisatawan dari berbagai provinsi. Dampaknya akan dirasakan oleh pelaku UMKM, sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga industri kreatif lokal, sekaligus memperkuat citra NTT sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional.
Melalui rapat persiapan ini, Dispora Provinsi NTT bersama KONI Provinsi NTT, Dinas PUPR Provinsi NTT, dan seluruh Pengprov cabang olahraga menegaskan komitmennya untuk menyukseskan proses visitasi KONI Pusat dan Technical Delegate. Dengan persiapan yang matang serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, NTT optimistis mampu menunjukkan kesiapannya sebagai tuan rumah PON XXII Tahun 2028 yang profesional, berstandar nasional, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan olahraga maupun perekonomian daerah.