Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Dispora NTT Perkuat Layanan Kepemudaan dan Olahraga Inklusif Lewat Kolaborasi Program SKALA

Octaviani Kristin Santoso
16/04/2026
Slide 1

     Sobatpora, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur (Dispora NTT) menggelar rapat koordinasi bersama Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) sebagai langkah strategis memperkuat perencanaan dan layanan dasar di bidang kepemudaan dan olahraga. Kegiatan ini merupakan bagian dari kemitraan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia melalui Bapperida.


     Program SKALA sendiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen keuangan publik, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta perencanaan layanan dasar yang lebih terarah dan berbasis data. Dalam implementasinya, Dispora NTT memanfaatkan aplikasi SEPAKAT (Sistem Perencanaan Kolaboratif dan Analisis Data Terpadu), sebuah platform berbasis web yang membantu pemerintah daerah dalam menganalisis data, merencanakan program, serta memonitor intervensi kebijakan secara terintegrasi.


     Pendekatan yang digunakan dalam program ini mengedepankan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI), yang memastikan adanya kesetaraan gender, perlindungan hak penyandang disabilitas, serta inklusi sosial bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan.


     Dalam rapat tersebut, turut dibahas rencana pelaksanaan kegiatan Pekan Special Olympics Daerah (Pesoda) dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda). Sasaran utama kegiatan difokuskan pada kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas, melalui berbagai bentuk bimbingan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan prestasi atlet di daerah.


     Program ini direncanakan akan berlangsung mulai Juli 2026 hingga Juni 2027 dengan dukungan pendanaan dari Pemerintah Australia. Pelaksanaannya dibagi dalam dua tahap, yakni Fase I pada Juni hingga Desember dan Fase II pada Januari hingga Juni tahun berikutnya.


     Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya penyusunan dan penetapan payung hukum atau regulasi sebagai dasar dalam pengalokasian anggaran dan pelaksanaan program disabilitas. Keberadaan regulasi ini dinilai krusial agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan optimal, terarah, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kolaborasi ini, Dispora NTT menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan kepemudaan dan olahraga yang inklusif, berbasis data, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet disabilitas di Nusa Tenggara Timur.