Sobatpora, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., menerima 10 mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang yang akan melaksanakan Program Magang Berdampak di lingkungan Dispora Provinsi NTT.
Penerimaan mahasiswa magang tersebut berlangsung di Kantor Dispora Provinsi NTT, Rabu (12/8/2026). Para mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing lapangan, Efrem, yang hadir sebagai perwakilan dari pihak Universitas Nusa Cendana.
Program Magang Berdampak ini merupakan tindak lanjut dari permohonan magang yang diajukan oleh FISIP Undana dan telah mendapat persetujuan melalui Surat Persetujuan Magang Nomor 000.9/08/PO1.1/VIII/2026. Pelaksanaan magang berlangsung selama kurang lebih empat bulan, terhitung sejak 10 Agustus hingga 12 Desember 2026.
Sepuluh mahasiswa tersebut berasal dari sejumlah konsentrasi keilmuan dalam Program Studi Ilmu Komunikasi, yakni Jurnalistik, Public Relations, Media Digital dan Content Creator, serta Studi Kebudayaan dan Pariwisata. Selama menjalani program magang, para mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia kerja sekaligus berkesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan akademik dalam lingkungan pemerintahan.
Program Magang Berdampak merupakan bagian dari inisiatif Kampus Berdampak yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) sebagai upaya memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi dengan dunia kerja dan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Alfonsus Theodorus menyampaikan apresiasi kepada Universitas Nusa Cendana atas kepercayaan yang diberikan kepada Dispora Provinsi NTT sebagai salah satu tempat pelaksanaan program magang.
Ia berharap kehadiran para mahasiswa tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata melalui ide, kreativitas, dan pengetahuan yang dimiliki.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengenal dunia kerja, sekaligus memberikan kontribusi sesuai dengan bidang ilmu yang dimiliki,” ujar Alfonsus.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sekaligus mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui program ini, Dispora Provinsi NTT berharap para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman profesional yang bermakna, sementara kehadiran mereka juga dapat mendukung pelaksanaan berbagai program kepemudaan dan keolahragaan, khususnya dalam bidang komunikasi dan penyebarluasan informasi publik di lingkungan Dispora NTT.