Sobatpora, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menerima kunjungan kerja tim dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada 28-30 Juli 2026 dalam rangka monitoring dan visitasi kesiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 serta Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut perubahan agenda monitoring dan visitasi yang difokuskan pada peninjauan lapangan terhadap kesiapan venue PON XXII Tahun 2028 serta pelaksanaan PESODA sebagai pra-event PESONAS II.
Rombongan dipimpin oleh Gatot Hendrarto, Asisten Deputi Pemberdayaan Pemuda dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kemenko PMK, didampingi Ahmad Arsani, Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Kemenpora, Jenal Arifin, Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora, Suwito, Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenko PMK, Amran Siregar dari Special Olympics Indonesia (SOIna), Hanu Resinurjati selaku Koordinator Technical Delegate (TD) PESONAS, beserta jajaran staf dari masing-masing instansi.
Pada hari pertama, rombongan melakukan pertemuan koordinasi bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT yang juga merupakan Sekretaris Umum KONI Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., dan Sekretaris Dispora Provinsi NTT yang juga Wakil Sekretaris Umum V Bidang Peencanaan dan Keuangan KONI Provinsi NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si., serta Wakil Ketua SOIna Pusat sekaligus Ketua Harian SOIna NTT, Hamdan Saleh Batjo, S.P., M.H., M.Si., C.H., C.Ht., CFIA., di Gedung KONI Provinsi NTT. Pertemuan tersebut membahas gambaran umum kesiapan Provinsi NTT sebagai tuan rumah bersama PON XXII Tahun 2028, perkembangan pembangunan dan pemanfaatan venue olahraga, kesiapan penyelenggaraan PESONAS II, serta langkah-langkah strategis yang perlu disinergikan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, KONI NTT, dan SOIna NTT guna memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai target.
Memasuki hari kedua, rombongan melaksanakan visitasi ke sejumlah bakal calon venue PON XXII Tahun 2028 di Kota Kupang. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana olahraga yang direncanakan menjadi lokasi pertandingan pada ajang olahraga nasional tersebut, sekaligus meninjau kesiapan pelaksanaan Pekan Special Olympics Daerah (PESODA) sebagai pra-event menuju PESONAS II Tahun 2026.
Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi GMIT Center sebagai calon venue cabang olahraga Barongsai, Grha Poltekkes Kemenkes Kupang (Taekwondo), Bahtera Nuh UKAW (Bulutangkis, Voli Indoor, dan Floorball), Politeknik Kupang (Catur), Aula Serba Guna Immaculata UNWIRA (MMA), Aula Serba Guna Muhammadiyah (Wushu), Universitas Nusa Cendana (Auditorium, Aula FKIP, dan Lapangan Badminton) yang masih akan dipertimbangkan jenis cabor yang akan dipertandingkan, Asrama Haji Kupang (Sepak Takraw), hingga Kompleks Olahraga Oepoi Kupang yang direncanakan menjadi venue cabang olahraga Sepak Bola, Shorinji Kempo, Tinju, dan Kick Boxing.
Saat melakukan peninjauan di Kompleks Olahraga Oepoi Kupang, rombongan mendapati suasana persiapan Pekan Special Olympics Daerah (PESODA) yang tengah berlangsung. Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh tim Kemenko PMK dan Kemenpora untuk menyaksikan secara langsung kesiapan panitia, atlet, serta berbagai aspek teknis penyelenggaraan sebagai bagian dari persiapan menuju PESONAS II Tahun 2026. Rombongan juga singgah di Sekretariat Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi NTT, berdialog dengan jajaran pengurus mengenai perkembangan persiapan penyelenggaraan, kesiapan atlet intelektual, serta dukungan yang diperlukan guna menyukseskan PESONAS II di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Selain melihat kondisi fisik venue, tim juga melakukan evaluasi terhadap kesiapan fasilitas pendukung, aksesibilitas, kebutuhan rehabilitasi maupun pembangunan, serta kesesuaian setiap venue dengan standar penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028. Hasil peninjauan ini akan menjadi bagian dari bahan evaluasi pemerintah pusat dalam mendukung percepatan kesiapan NTT sebagai tuan rumah bersama PON XXII Tahun 2028.
Pada hari ketiga, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 dan PESONAS II yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Nusa Tenggara Timur dan dipimpin oleh Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol. (Purn.) Dr. Drs. Johanis Asadoma, M.Hum. Rapat dihadiri oleh jajaran Kemenko PMK, Kemenpora, Pemerintah Provinsi NTT, KONI NTT, SOIna, serta para pemangku kepentingan terkait.
Dalam rapat tersebut dibahas hasil monitoring dan visitasi lapangan, tindak lanjut kesiapan venue, strategi percepatan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur olahraga, kesiapan penyelenggaraan PESONAS II, serta penguatan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, KONI, dan SOIna untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana.
Kunjungan kerja ini menjadi wujud komitmen pemerintah pusat dalam memastikan kesiapan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah bersama PON XXII Tahun 2028, sekaligus memberikan dukungan terhadap sukses penyelenggaraan PESONAS II Tahun 2026 melalui sinergi yang kuat antara Kemenko PMK, Kemenpora, Pemerintah Provinsi NTT, KONI NTT, dan Special Olympics Indonesia.