Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Menuju PON XXII 2028 Rakerprov KONI NTT Perkuat Kolaborasi dan Pembinaan Olahraga

Octaviani Kristin Santoso
18/07/2026
Slide 1

Salam olahraga!

Provinsi Nusa Tenggara Timur telah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Tahun 2026 sebagai forum strategis untuk menyusun arah kebijakan, program kerja, serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan olahraga di Provinsi NTT. Diselenggarakan pada 17 Juli 2026 di Hotel Kristal Kupang dan dibuka oleh Wakil Gubernur NTT sekaligus Waketum KONI Provinsi NTT dan dihadiri oleh BrigJen TNI (Purn.) H. Ahmad Saefudin, S.E., M.M., AIFO selaku Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Pusat mewakili Ketua Umum KONI Pusat serta Drs. Eman Sumusi selaku Wakil Ketua Bidang AD-ART & PO KONI Pusat.

 

Rakerprov diawali dengan sambutan Gubernur Melkiades Laka Lena sebagai Ketum KONI Provinsi NTT yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Johni Asadoma diikuti oleh sambutan Ketua Umum KONI Pusat dan Sekretaris Umum KONI Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T. Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan pentingnya kerjasama seluruh pihak dalam persiapan penyelenggaraan PON XXII tahun 2028 agar tercapainya 5 sukses.

 

Rakerprov diikuti oleh pengurus KONI kabupaten/kota se-NTT, pengurus provinsi cabang olahraga, serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga kabupaten/kota. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program sebelumnya sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam pembinaan olahraga prestasi di Nusa Tenggara Timur, terutama dalam persiapan penyelenggaraan PON XXII tahun 2028.

 

Selain membahas program kerja dan agenda organisasi, Rakerprov juga menjadi wadah koordinasi dalam menyatukan komitmen seluruh insan olahraga untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, pengembangan organisasi olahraga, serta memperkuat kolaborasi antara KONI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

 

Penyelenggaraan Rakerprov 2026 berlangsung pada momentum yang sangat penting, menyusul langkah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mulai mengakselerasi berbagai strategi setelah resmi menerima Surat Keputusan penetapan sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan DKI Jakarta sebagai tuan rumah penyangga, pada 23 Juni 2026. Dukungan penuh DPRD Provinsi NTT pun semakin memperkuat optimisme daerah dalam mempersiapkan penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut secara maksimal.

 

Komitmen pemerintah daerah juga diperkuat melalui penyediaan dana cadangan penyelenggaraan PON yang telah disahkan sebesar Rp250 miliar. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Alfonsus Theodorus, dalam dialog Kupang Menyapa di RRI Kupang pada 17 Juli 2026, menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan secara bertahap, yakni Rp75 miliar pada tahun 2026, Rp75 miliar pada tahun 2027, dan Rp100 miliar pada tahun 2028. Menurutnya, seluruh kebutuhan telah melalui perhitungan teknis sebagai bagian dari kesiapan NTT menjadi tuan rumah PON XXII Tahun 2028.

 

Semangat tersebut menjadi salah satu landasan penting dalam pelaksanaan Rakerprov 2026. Berbagai pembahasan yang dihasilkan diarahkan untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi, meningkatkan kapasitas organisasi olahraga, serta menyelaraskan program kerja KONI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dengan agenda besar penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.

 

Melalui forum ini, para peserta juga telah menyampaikan berbagai masukan, gagasan, dan rekomendasi konstruktif yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan program kerja KONI Provinsi NTT ke depan. Kesepahaman yang terbangun diharapkan mampu menghasilkan program yang lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan guna meningkatkan prestasi olahraga Nusa Tenggara Timur di tingkat nasional maupun internasional.

 

Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan tanggung jawab bersama, Rakerprov KONI Provinsi NTT Tahun 2026 berhasil memperkuat komitmen seluruh insan olahraga untuk mewujudkan pembinaan yang semakin berkualitas sekaligus mengonsolidasikan kesiapan daerah menuju sukses penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028, serta menghadirkan olahraga Nusa Tenggara Timur yang semakin maju, berprestasi, dan berdaya saing.