Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

NTT Pacu Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, SOERATIN Cup dan PERTIWI Cup 2026 Resmi Dimulai di Maumere

Octaviani Kristin Santoso
26/07/2026
Slide 1 Slide 1 Slide 1 Slide 1

Sobatpora, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., mewakili Gubernur Nusa Tenggara Timur, secara resmi membuka Piala Gubernur NTT Liga Pelajar SOERATIN Cup U-17 dan Piala Ketua TP PKK Provinsi NTT PERTIWI Cup Tahun 2026 yang berlangsung di Gelora Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (25/7).

 

Dalam sambutan Gubernur NTT yang dibacakan Kadispora NTT, ditegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola, melainkan bagian dari strategi besar Pemerintah Provinsi NTT dalam membangun prestasi olahraga menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, di mana NTT bersama NTB dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Pemerintah ingin memastikan bahwa penyelenggaraan PON tidak hanya sukses sebagai sebuah event, tetapi juga meninggalkan warisan berupa peningkatan kualitas pembinaan atlet, infrastruktur olahraga, sumber daya manusia, serta lahirnya generasi atlet berprestasi. 

 

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Kabupaten Sikka, khususnya Kota Maumere, direncanakan menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga sepak bola putri pada PON XXII Tahun 2028. Oleh karena itu, seluruh elemen daerah diharapkan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, baik dari sisi kesiapan venue, penyelenggaraan, maupun penguatan ekosistem sepak bola di daerah. Turnamen PERTIWI Cup dinilai menjadi momentum penting untuk menambah pengalaman penyelenggaraan sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola putri di Nusa Tenggara Timur. 

 

Lebih lanjut, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga, mulai dari KONI, Asprov PSSI NTT, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, pemerintah kabupaten/kota, hingga klub sepak bola, agar menjadikan kompetisi usia muda sebagai sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial. Setiap talenta yang muncul harus didata, dipantau, dan mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan sehingga mampu berkembang hingga level nasional bahkan internasional. 

 

Pemerintah Provinsi NTT juga menegaskan bahwa PON XXII Tahun 2028 harus menjadi momentum kebangkitan olahraga bagi generasi muda NTT. Seluruh kabupaten/kota didorong untuk aktif mencari dan membina atlet-atlet terbaik sehingga semakin banyak putra-putri daerah mampu mengharumkan nama NTT pada PON, bahkan menembus SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade. Prestasi, menurut Gubernur, hanya dapat diraih melalui proses pembinaan yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan sejak usia dini. 

 

Di akhir sambutan, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka, KONI, Asprov PSSI NTT, TP PKK Provinsi NTT, panitia penyelenggara, sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Turnamen ini diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan generasi emas olahraga Nusa Tenggara Timur yang mampu mengukir prestasi sekaligus mendukung keberhasilan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.