Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Hari Pertandingan POPDA VIII NTT, Persaingan Medali Dimulai

Octaviani Kristin Santoso
23/10/2026
Slide 1

Sobatpora, Hari pertandingan (24/10/2026) Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VIII NTT Tahun 2026 berlangsung dengan persaingan antarpelajar dari 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 8 cabang olahraga dipertandingkan dalam ajang ini sebagai wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan, meraih prestasi, dan membawa nama daerah masing-masing.


Pertandingan berlangsung di sejumlah venue, yakni Stadion Oepoi, GOR Futsal Oepoi, Aula KONI, Aula Komodo Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, halaman GOR Flobamora, serta Lapangan UNWIRA Penfui. Berbagai arena tersebut menjadi tempat berlangsungnya pertandingan sekaligus mempertemukan atlet-atlet pelajar dari berbagai daerah dalam semangat kompetisi dan sportivitas.


Sejumlah cabang olahraga mulai menjalani pertandingan, di antaranya taekwondo, cricket, pencak silat, wushu, tinju, dan atletik. Sementara itu, cabang olahraga kempo mengawali kegiatannya melalui pembukaan internal. Beberapa cabang olahraga juga telah memasuki tahap Upacara Penghormatan Pemenang (UPP), salah satunya pencak silat.


Selanjutnya, UPP wushu dijadwalkan pada 24 Oktober mulai pukul 11.00 WITA hingga selesai, atletik pada 25 Oktober pukul 11.30 WITA hingga selesai, serta tinju pada malam hari tanggal 26 Oktober. UPP cricket dijadwalkan pada 26 Oktober dan taekwondo pada malam hari tanggal 24 Oktober. Adapun cabang olahraga karate dijadwalkan melaksanakan Technical Meeting (TM) pada 24 Oktober sebelum memulai rangkaian pertandingannya.

Berdasarkan klasemen sementara perolehan medali POPDA VIII NTT Tahun 2026, Kota Kupang menempati posisi pertama dengan raihan 15 medali, terdiri atas 6 emas, 5 perak, dan 4 perunggu. Posisi kedua ditempati Kabupaten Sumba Barat Daya dengan 5 medali, yakni 3 emas dan 2 perunggu. Sementara itu, Kabupaten Timor Tengah Utara berada di posisi ketiga dengan total 13 medali, terdiri atas 2 emas, 5 perak, dan 6 perunggu.

 

Pada posisi keempat, Kabupaten Belu mengoleksi 10 medali, terdiri atas 2 emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Kabupaten Sikka berada di posisi kelima dengan 7 medali, disusul Kabupaten Ende dan Kabupaten Sumba Timur yang masing-masing mengoleksi 6 medali. Berikutnya, Kabupaten Sabu Raijua berada di posisi kedelapan dengan 3 medali.

 

Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Kupang masing-masing mengoleksi 4 medali, sedangkan Kabupaten Ngada meraih 3 medali. Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Malaka, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Nagekeo masing-masing mengumpulkan 2 hingga 3 medali. Sementara itu, Kabupaten Alor telah meraih 1 medali perunggu.

 

Adapun Kabupaten Manggarai, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai Timur, dan Kabupaten Sumba Tengah belum mencatatkan perolehan medali pada klasemen sementara tersebut.

 

Perolehan medali ini masih dapat berubah seiring berlanjutnya pertandingan di delapan cabang olahraga yang diikuti oleh 22 kabupaten/kota. Setiap kontingen masih memiliki kesempatan untuk menambah koleksi medali dan memperbaiki posisi hingga seluruh pertandingan selesai.

 

Dengan partisipasi 22 kabupaten/kota dan persaingan di 8 cabang olahraga, POPDA VIII NTT Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan atlet-atlet muda potensial untuk dipersiapkan menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.


Lebih dari sekadar perebutan medali, POPDA menjadi ruang bagi para pelajar untuk membangun disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, dan memperkuat semangat persatuan melalui olahraga.