Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pengurus PERBAKIN NTT Periode 2025-2029 Resmi Dilantik, Bidik Prestasi Nasional hingga Dunia Jelang PON 2028

Octaviani Kristin Santoso
24/04/2026
Slide 1 Slide 1 Slide 1 Slide 1 Slide 1

      Sobatpora, Pengurus Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Palacio Ballroom ASTON Hotel Kupang, Kamis (23/4/2026) malam.

 

      Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB PERBAKIN Indonesia, dengan mengukuhkan Yosep Falentinus Delasalle Kebo sebagai Ketua Umum PERBAKIN NTT yang baru. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, pimpinan TNI-Polri, instansi vertikal, serta para atlet dan klub menembak di NTT.

 

      Sejumlah pejabat penting turut hadir atau diwakili, di antaranya Ketua PB PERBAKIN Letjen (Purn) Joni Supriyanto, Kapolda NTT, Danrem 161/Wira Sakti, Danlantamal IX Kupang, Danlanud El Tari, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, serta unsur pimpinan lainnya.

 

Momentum Strategis Kebangkitan Olahraga Menembak
Dalam sambutannya, Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T. menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan prestasi olahraga menembak di daerah.

“Atas nama KONI Provinsi NTT, kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Ketua Umum PERBAKIN NTT beserta seluruh jajaran. Ini bukan sekadar amanah organisasi, tetapi tanggung jawab besar untuk mengangkat kembali prestasi olahraga menembak di NTT,” ujarnya.

Ia menilai, olahraga menembak memiliki potensi besar karena berbasis pada presisi dan konsistensi, serta dapat dikembangkan secara terukur dengan pendekatan sport science. Hal ini menjadikan cabang ini strategis dalam menyumbang medali pada ajang multi-event.

 

Fokus Besar Menuju PON XXII 2028
Lebih lanjut, Alfonsus menekankan bahwa waktu menuju PON XXII Tahun 2028 yang akan digelar di NTT sangat terbatas, sehingga diperlukan langkah konkret dan terukur sejak dini.

Beberapa poin strategis yang disampaikan kepada PERBAKIN NTT antara lain:

- Penyusunan roadmap atlet 2026–2028, mulai dari pemetaan hingga target capaian

- Penetapan target medali yang realistis namun progresif

- Pembangunan venue lapangan tembak berstandar nasional hingga internasional

- Penguatan sistem pembinaan melalui pelatih bersertifikasi dan talent scouting

- Penerapan sport science, termasuk aspek psikologi, nutrisi, dan analisis performa

“Kita tidak lagi berbicara soal partisipasi, tetapi prestasi. PERBAKIN harus menjadi salah satu pilar penyumbang medali bagi NTT,” tegasnya.

 

PERBAKIN Diharapkan Jadi Role Model
KONI NTT juga mendorong PERBAKIN untuk menjadi model organisasi olahraga yang profesional, disiplin, dan berorientasi hasil. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan cabang olahraga menembak mampu menembus level nasional hingga internasional.

“Kami siap mendukung penuh program pembinaan PERBAKIN dan mengintegrasikannya dalam desain besar menuju PON 2028. Dengan sistem yang tepat, prestasi dunia bukan hal yang mustahil,” tambah Alfonsus.

 

Optimisme Menuju Prestasi
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi PERBAKIN NTT untuk menata ulang sistem pembinaan dan meningkatkan daya saing atlet. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, TNI-Polri, dan komunitas olahraga, menjadi modal penting dalam mewujudkan target besar tersebut.

Dengan semangat baru dan arah strategis yang jelas, PERBAKIN NTT diharapkan mampu menjadi salah satu andalan daerah dalam mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur di kancah nasional hingga internasional.