Baca Berita
Dinas Kepemudan dan Olahraga
Provinsi Nusa Tenggara Timur

DISPORA NTT HADIRI RAPAT AWAL PERSIAPAN PAMERAN PEMBANGUNAN 2026 DAN DUKUNG PENATAAN KAWASAN OLAHRAGA MENUJU PON XXII/2028

Octaviani Kristin Santoso
24/06/2026
Slide 1

Sobatpora, Kupang, Juni 2026, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur turut ambil bagian dalam rapat awal persiapan Pameran Pembangunan Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Palapa Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT. Kegiatan ini menjadi langkah awal koordinasi lintas perangkat daerah dalam mempersiapkan pelaksanaan pameran sekaligus menjadi bagian dari proses brainstorming dan penataan kawasan olahraga Oepoi dalam rangka mendukung persiapan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 di Provinsi NTT dan NTB.


Rapat dipimpin oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT selaku PIC kegiatan dan dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah serta instansi terkait, antara lain Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTT, Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT, Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT, Dinas Perhubungan Provinsi NTT, serta Kepala Bagian Operasional Polresta Kupang Kota.


Mewakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, S.T., M.T., Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si., menghadiri rapat tersebut dan menyampaikan kesiapan Dispora NTT untuk mendukung berbagai agenda yang akan dilaksanakan dalam rangka Pameran Pembangunan maupun persiapan PON XXII Tahun 2028.


Dalam rapat disepakati bahwa persiapan kegiatan akan dilaksanakan dalam tiga tahapan. Tahap pertama pada bulan Juni difokuskan pada pembentukan tim, koordinasi antar perangkat daerah, serta penentuan lokasi kegiatan. Tahap kedua pada bulan Juli akan diarahkan pada publikasi dan promosi kegiatan serta koordinasi dengan peserta UMKM. Sementara itu, pelaksanaan pameran direncanakan berlangsung pada tanggal 10–20 Agustus 2026.


Berdasarkan hasil analisis kelayakan terhadap tiga lokasi yang dipertimbangkan, kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Oepoi ditetapkan sebagai rekomendasi utama penyelenggaraan kegiatan. Lokasi tersebut dinilai memiliki aksesibilitas yang baik, area yang luas, serta didukung ketersediaan jaringan listrik yang memadai. Dari aspek keamanan, Kepala Bagian Operasional Polresta Kupang Kota turut menyampaikan bahwa kawasan GOR sangat kondusif dan layak digunakan untuk kegiatan berskala besar.


Pada kesempatan tersebut, Karel Muskanan menjelaskan bahwa kesiapan infrastruktur dasar di kawasan GOR, khususnya terkait pasokan listrik dan dukungan genset, berada dalam kondisi aman. Ia juga menyampaikan bahwa area pameran berpotensi diperluas hingga kawasan bekas Gedung KONI apabila pekerjaan pembangunan jalan dapat diselesaikan pada awal Agustus mendatang.


Namun demikian, Dispora NTT juga mengingatkan perlunya kajian lebih lanjut terhadap rencana pelaksanaan open sparing dan sejumlah lomba alternatif karena pada bulan Agustus kawasan GOR telah memiliki agenda kegiatan olahraga yang cukup padat. Oleh sebab itu, penyesuaian jadwal dan pemanfaatan venue perlu dilakukan agar seluruh kegiatan dapat berjalan optimal tanpa saling mengganggu.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi NTT menegaskan bahwa berdasarkan Surat Keputusan Gubernur, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT diharapkan dapat mengelola Festival Bela Diri secara mandiri dan profesional. Apabila terdapat kegiatan yang berpotensi berbenturan dengan agenda lain, maka lokasi pelaksanaannya akan dialihkan ke venue berbeda namun tetap berada dalam koordinasi dan operasional Dispora NTT.
Sebagai tindak lanjut, hasil rapat akan dilaporkan kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur dan akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi khusus antar perangkat daerah, termasuk rapat teknis tersendiri bersama masing-masing cabang olahraga. Langkah ini diharapkan dapat memastikan seluruh persiapan berjalan terintegrasi, sekaligus mendukung terwujudnya kawasan olahraga Oepoi sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga dan event strategis menuju penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028.